KTQS #2179 TIGA SIFAT YANG DICINTAI ALLAH

KTQS #2179

TIGA SIFAT YANG DICINTAI ALLAH

Ada tiga sifat yang dicintai oleh Allah. Jika seorang memilikinya maka dia akan menjadi hamba yang dicintai oleh Allah. Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang (1)Bertakwa, (2)Merasa cukup, dan (3)Suka menyembunyikan diri”. (Muslim: 2965)

1. Bertakwa

Sesungguhnya ketakwaan adalah merupakan tujuan disyariatkannya berbagai macam ibadah. Allah berfirman:

“Wahai manusia, beribadahlah kalian kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan menciptakan orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah[2]: 21)

Ketika seorang memiliki sifat takwa maka dia akan diberikan banyak keberuntungan oleh Allah karena memang ia dicintai oleh Allah. Diantaranya, Allah akan memberikan jalan keluar dan kemudahan dari setiap kesulitan yang ia hadapi sekaligus memberikan kelapangan rezeki kepadanya, Allah berfirman:

“Siapa yang bertakwa kepada Allah, Allah akan memberikan jalan keluar dari kesulitan hidupnya dan Allah akan berikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. At-Talaq[65]: 2-3)

2. Kaya hati (merasa cukup)

Sifat kedua yang Allah cintai adalah yang kaya hatinya, yang penuh qana’ah (merasa puas dengan yang ada), hatinya terpaut dengan akhirat. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam sebuah sabdanya mengatakan:

“Kaya itu bukanlah dengan banyaknya harta benda. Akan tetapi kaya yang sesungguhnya adalah kaya hati.” (HR. Bukhari: 6081)

Cara mendapatkan kaya hati adalah dengan menjadikan hati itu selalu terpaut dengan akhirat dan dia menjadikan akhirat sebagai tujuan terbesarnya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda:

“Barangsiapa menjadikan akhirat sebagai tujuan utamanya, niscaya Allah akan menjadikan kekayaan berada di dalam hatinya, akan dilancarkan urusannya serta dunia akan datang dengan sendirinya. Sebaliknya, barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya, niscaya Allah akan menjadikan kemiskinan selalu berada di depan kedua matanya, urusannya akan berantakan dan dunia tidak akan datang padanya kecuali sebatas apa yang telah ditentukan untuknya.” (HR. Tirmidzi: 2465)

3. Menyembunyikan diri

Sifat yang ketiga adalah suka menyembunyikan diri. Artinya ia tidak menyukai ketenaran, ia tidak membutuhkan untuk dikenal manusia, yang ia butuhkan olehnya adalah dikenal oleh penduduk langit sana.

Ali bin Al-Husein bin Ali bin Abi Thalib atau yang lebih dikenal dengan Zainal Abidin rahimahullah, cicit Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, orang shalih dari generasi tabi’in. Apabila malam sudah mulai gelap, ia memanggul karung-karung gandum.
Dia mengelilingi kampung-kampung Madinah sambil memanggulnya untuk disedekahkan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Tatkala Zanal Abidin wafat, Ketika Zainal Abidin diletakkan di atas pemandian, orang-orang yang memandikannya memandang kepadanya, mereka menemukan bekas-bekas hitam di punggungnya. Sehingga mereka pun bertanya, “Bekas apakah ini?” Maka ada yang menjawab:
“Sesungguhnya itu adalah bekas memanggul karung-karung gandum kepada seratus rumah di Madinah yang sekarang telah kehilangan orang yang menghidupi mereka dengan kematiannya.” (Suwar min Hayatit Tabi’in: 347-348)

Semoga Allah menganugerahkan 3 sifat ini kepada kita; bertakwa, selalu merasa cukup dan menyembunyikan diri. Sehingga kita menjadi hamba-hamba yang dicintai oleh Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *