KTQS # 696-698 DOA SEBELUM SALAM DALAM SHALAT

KTQS # 696-698

DOA SEBELUM SALAM DALAM SHALAT

Waktu sebelum salam dan setelah membaca tasyahhud dalam shalat termasuk waktu mustajab untuk dikabulkannya doa. Karenanya dianjurkan memperbanyak doa padanya sebagaimana sabda Nabi Saw, “Kemudian ia memilih doa yang disukainya lalu berdoa dengannya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Doa di akhir shalat sebelum keluar darinya (sebelum salam) disyariatkan berdasarkan sunnah. Maka tidak elok meninggalkan meminta kepada Tuhannya saat bermunajat dan bertaqarrub kpd-Nya”.

(dinukil dari Taudhih Al-Ahkam, Syaikh Al-Bassam: 2/284)

Inilah doanya :

1. Rasulullah Saw bersabda:

“Apabila seseorang di antara kamu selesai dari bacaan tasyahhud akhir, hendaklah ia membaca isti’adzah kepada
Allah dari empat perkara, yaitu bacaan sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْشَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

“Allaahumma innii a’uudhu bika min ‘adhaabi jahannama wa min ‘adhaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wal mamaati wamin syarri fitnatil masiihiddajjaal”

Artinya :

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati dan dari fitnah kejahatan al-masih al-Dajjal.

(HR. Muslim)
2. Abu Bakar al-Shiddiq ra berkata kepada Rasulullah Saw:

“Wahai Nabi, ajarilah aku doa yang bisa aku baca dalam shalatku?”. Nabi Saw bersabda: “Bacalah doa berikut ini:

اللَّهُمَّ إنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيرَاً. وَلا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلاَّ أَنْتَ. فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ. وَارْحَمْنِي, إنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allaahumma innii dhalamtu nafsii dhulmankatsiiraa, walaayaghfirudhdhunuuba illaa anta, faghfirlii maghfiratammin ‘indika warhamnii innaka antal ghafuururrahiim

Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak berbuat dhalim terhadap diriku sendiri. Tidak ada yang akan mengampuni dosa-dosa itu kecuali Engkau. Karena itu (Ya Allah), ampunilah diriku dengan ampunanMu dan kasih-sayangilah aku. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(HR.Al-Bukhari dan Muslim)
3. Ibn Yasaf berkata bahwa pada suatu ketika ‘Aisyah ra ditanya tentang doa yang banyak dibaca oleh Nabi Saw, maka ‘Aisyah menjawab bahwa doa yang banyak atau sering dibaca oleh Nabi Saw adalah doa berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ بَعْدُ

Allaahumma innii a ‘uudzu bika min syarri maa ‘amiltu wa min syarri maa lam a’mal ba’du

Ya Allah sesungguhnya aku mohon perlindungan kepadaMu dari kejahatan yang pernah aku perbuat dan dari kejahatan yang belum aku perbuat. (HR. Al-Nasa-i)

 

 

4. ‘Aisyah ra berkata:

“Aku mendengar Rasulullah Saw membaca doa dalam sebagian shalatnya dengan doa:

اللَّهُمَّ حَاسِبْنِي حِسَابًا يَسِيرًا

Allaahumma haasibnii hisabayyasiraa

Ya Allah, hisablah (lakukan perhitungan) pada diriku dengan perhitungan (hisab) yang mudah.

(HR. Ahmad dan al-Hakim)
5. Dari Anas ra, bahwasanya Nabi saw banyak membaca doa dengan redaksi doa sebagai berikut:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Ya muqallibal quluubi, tsabbit qalbii ‘alaa diinika.

Ya Allah, Tuhan Yang bisa membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku agar senantiasa berpegang teguh kepada agamaMu.

(HR.
Al-Bukhari)

 

Doa & waktu yang sangat bagus serta mustajab, hafalkan dan amalkanlah.

Semoga kebahagiaan selalu mengiringi orang-orang yang menghidupkan sunnah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
 

Salam !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *