KTQS # 2401 MENGASUH ANAK BALITA : Syariat dan Tips

KTQS # 2401

MENGASUH ANAK BALITA : Syariat dan Tips

Berikut adalah beberapa hadits terkait mengasuh anak dalam Islam: Keutamaan Mengasuh Anak Perempuan.

“Siapa saja yang mengasuh dua anak perempuan, niscaya aku dan dia akan masuk surga seperti dua ini” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban). Mendidik Anak Lebih Baik dari Sedekah.

“Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya daripada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha’.” (HR. At-Tirmidzi). Memberikan Adab yang Baik.

“Tidak ada pemberian yang lebih baik yang diberikan seorang ayah kepada anaknya melainkan adab yang baik.” (Hadits riwayat Abu Ya\’la, dari Aisyah RA). Muliakan dan Perbaiki Adab Anak.

“Muliakanlah anak-anakmu, perbaikilah adab mereka.” (HR. Ibnu Majah). Pentingnya Kesabaran dan Bimbingan.

Orang tua harus sabar dalam membimbing anak yang memerlukan waktu untuk belajar dan berkembang. Mendidik Anak Menuju Kemandirian.

Korteks frontal adalah Bagian otak yang berperan penting dalam mengontrol perilaku anak dan akan terus berkembang

Anak balita masih perlu belajar memahami batasan atau aturan di sekitarnya, sehingga tak jarang ‘tidak mau menurut’

Lalu, harus bagaimana?

Utamakan kualitas hubungan, bukan semata-mata agar si Kecil selalu patuh.

Selalu menuntut agar si Kecil mengikuti kemauan Ayah Bunda
“Ayo! Sekarang, nggak ada nanti-nanti lagi!”

Berikan opsi yang dapat diterima oleh Ayah Bunda dan si Kecil
“Kak, sudah cukup yuk mainnya. Kakak mau membereskan baloknya atau bonekanya dulu?”

Jelaskan dan ingatkan konsekuensi dengan sederhana

“Biarin aja kalau ngelawan terus, Bunda tinggal ya!”
“Dik, seperti kesepakatan awal kalau Adik mash menonton, besok tidak boleh menonton sama sekali ya”

Terkadang, memang sulit untuk tidak jengkel saat si Kecil tidak menurut, namun ingatlah pengasuhan Ayah Bunda di masa kini sangat memengaruhi kepribadiannya di masa depan!

Yuk lakukan yang terbaik dan bantu ia belajar untuk:
“Aku menuruti Ayah Bunda karena aku memang ingin melakukannya, bukan karena takut.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *