KTQS # 2276
PENTING! PERBEDAAN ANTARA QUNUT WITIR DAN QUNUT RAMADHAN
Berkata Asy-Syeikh Khalid Abdurrahman :
Pertama,
Doa qunut witir
Bahwa nabi shalallahu alaihi wa sallam mengajarinya doa qunut witir sebelum ruku’, demikianlah riwayat qunut witir, ia berkata: sebelum ruku’. (HR. Nasai)
Allahummahdina/allahummahdini fiman hadaita wa afini….dst.
Qunut Witir Dilakukan sebelum Ruku di shalat malam atau tahajud.
Kedua,
Qunut Ramadhan
Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah bahwa para sahabat nabi melakukan qunut di pertengahan akhir dari ramadhan, dan mereka qunut setelah bangkit dari ruku’, mendoakan kebaikan bagi kaum mukminin dan mendoakan keburukan atas kaum kafirin, maka qunut ini adalah qunut ramadhan, tidak di awal ramadhan, hanya saja di pertengahan akhir dari ramadhan. Ini satu sisi.
Qunut Ramadhan dilakukan setelah ruku’.
Hal lain, Bahwa qunut witir terbatas dengan lafaz-lafaz yang diketahui, tidak boleh ditambahi.
Sedangkan qunut ramadhan adalah di pertengahan akhir ramadhan, mendoakan kebaikan bagi kaum mukminin dan mendoakan keburukan atas kaum kafirin. Lafadz bisa apa saja.
Maka tampaklah perbedaan antara qunut witir dan antara qunut ramadhan, yaitu :
Qunut witir pada sepanjang tahun seluruhnya terkadang dilakukan dan terkadang ditinggalkan.
Qunut ramadhan di pertengahan akhir dari ramadhan
Qunut witir sebelum ruku’.
Qunut ramadhan setelah ruku’.
Qunut witir dengan lafaz-lafaz yang diketahui dan itu adalah doa qunut witir yang sudah diketahui.
Qunut ramadhan berdasarkan apa yang ditunjukkan oleh keharusan keadaan, maka mereka qunut, dan mendoakan kebaikan bagi kaum mukminin dan mendoakan keburukan atas kaum kafirin.
Adapun menggabungkan dua qunut ini dalam satu bentuk qunut, maka ini adalah kesalahan, dan menyelisihi sunnah (kebiasaan) para sahabat radhiyallahu anhum atas amalan mereka.

