KTQS # 1984
SEDEKAH, PEMAAF DAN TAWADHU
Dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihu wasallam bersabda,
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ،
وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا،
وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ للَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ
“Tidaklah harta berkurang kerana sebab sedekah,
Tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba dengan sifat pemaaf yang ia miliki kecuali kemuliaan.
Dan tidaklah seorang tawadhu’ kerana Allah kecuali Allah akan meninggikan nya.” (HR. Muslim)
SEDEKAH
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan, kecuali ia bertambah, bertambah dan bertambah” (HR. Tirmidzi)
PEMAAF
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’rāf: 199)
TAWADHU
“Dan sesungguhnya Allah mewahyukan padaku untuk memiliki sifat tawadhu’. Janganlah seseorang menyombongkan diri (berbangga diri) dan melampaui batas pada yang lain.” (HR. Muslim no. 2865)

