KTQS # 2499 MENDOAKAN AMPUNAN BAGI KEDUA ORANGTUA DI DALAM SHOLAT & BERSEDEKAH ATAS NAMANYA

KTQS # 2499

MENDOAKAN AMPUNAN BAGI KEDUA ORANGTUA DI DALAM SHOLAT & BERSEDEKAH ATAS NAMANYA

Urwah bin az-Zubair rahimahullah adalah seorang Tabi’i, murid dari sekian banyak Sahabat Nabi. Banyak mengambil ilmu dari bibinya, Aisyah (istri Nabi) radhiyallaahu anha.

Beliau adalah salah satu dari 7 Ahli Fiqh Madinah di masanya, yang selalu diajak musyawarah oleh Khalifah Umar bin Abdil Aziz.

Di dalam sholat, beliau tidak melupakan doa untuk kedua orangtuanya, yaitu az-Zubair bin al-Awwam (sang ayah) dan Asma’ bintu Abi Bakr, ibu beliau.

Di dalam sujud, Urwah bin az-Zubair membaca doa:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلزُّبَيْرِ بْنِ الْعَوَّامِ، وَلِأَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْر

“Ya Allah, ampunilah az-Zubair bin al-Awwaam dan Asmaa’ bintu Abi Bakr”. (Riwayat Abdurrazzaq dan Ibnu Abi Syaibah serta al-Baihaqiy dalam Syuabul Iman)

Demikianlah semestinya, di dalam sujud, setelah membaca bacaan yang disunnahkan di dalam sujud, kita bisa memperbanyak doa, di antaranya doa ampunan untuk kedua orangtua kita.

Boleh dengan menyebut nama, “Allahummaghfirlii… (lalu sebutkan namanya) atau tanpa menyebut nama, seperti ini :

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ
Wahai Rabbku, ampunilah aku dan kedua orantuaku

Dan banyak bersedekah atas nama orangtua yang sudah wafat ataupun yang masih hidup.

Seperti yang disampaikan oleh Dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma :

Bahwasanya ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Sesungguhnya ibuku meninggal dunia secara tiba-tiba (dan tidak memberikan wasiat)…, maka apakah ia memperoleh pahala jika aku bersedekah atas namanya (dan aku pun mendapatkan pahala)? Beliau menjawab, “Ya, (maka bersedekahlah untuknya).” (Shahih, HR al-Bukhari (no. 1388), Muslim (no. 1004), Ahmad (VI/51), Abu Dawud (no. 2881), an-Nasa-i (VI/250), Ibnu Majah (no. 2717), dan al-Baihaqi (IV/62; VI/277-278))

Dari Abu Hurairah, “Sesungguhnya ayahku meninggal dunia dan meninggalkan harta, tetapi ia tidak berwasiat. Apakah (Allah) akan menghapuskan (kesalahan)nya karena sedekahku atas namanya?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya””. (Shahih. HR. Muslim (no. 1630), Ahmad (II/371), an-Nasa-i (VI/252), dan al-Baihaqi (VI/278))

*Sedekah Tuntas bersama Panti Asuhan Daarul Arqom / Dara Yatim Care Orphanage, Kami mengasuh sejak Balita, S1/S2, Hafidz sampai dinikahkan. Sudah 32 tahun, Nyata & Tuntas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *