KTQS # 2296 SENANG LIHAT ORANG SUSAH & SUSAH LIAT ORANG SENANG

KTQS # 2296

SENANG LIHAT ORANG SUSAH & SUSAH LIAT ORANG SENANG

“Perumpamaan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi, bagaikan satu tubuh. Jika ada anggota tubuh yang sakit, maka seluruh badan akan ikut merasakan demam dan susah tidur.” [HR. Ahmad & Muslim dari An-Nu’man bin Basyir RA.]

Setelah menyebutkan hadits ini, Imam Ibnu Taimiyah berkata,

“Karena itulah, seorang mukmin akan gembira dengan apa yang membuat gembira kaum mukminin. Dan, dia akan sedih dengan apa yang menyusahkan mereka. Dan, siapa yang tidak seperti itu, maka dia bukan bagian dari mereka.” (Ibnu Taimiyah, Majmu’ Al-Fatawa, 2/374)

Syaikh Bin Baz pernah ditanya; bolehkan gembira dengan musibah orang kafir?

Beliau menjawab,

“Musibah yang bermanfaat bagi kaum muslimin, dia boleh gembira. Jika dalam musibah itu ada manfaatnya untuk kaum muslimin, dia boleh bergembira dengannya, Katakanlah, dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, maka hendaklah mereka bergembira.”

Ketika Romawi menang atas Persia, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat gembira. Abu Said Al-Khudri RA. berkata,

“Maka, bergembiralah orang-orang mukmin dengan kemenangan Romawi atas Persia.” (HR. At-Tirmidzi, no. 2935 & 3192. Dishahihkan Al-Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan At-Tirmidzi)

Kalau Nabi dan para sahabat saja gembira dengan kemenangan kaum Nasrani, lha ini malah ada orang yang susah dengan kemenangan kaum muslimin. Ikut siapakah dia?

Susah kalau saudaranya senang, dan senang kalau saudaranya susah.

Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *