KTQS # 2260 SHALAT 40 RAKAAT SEHARI SEMALAM

KTQS # 2260

SHALAT 40 RAKAAT SEHARI SEMALAM

jika kita perhatikan jumlah rakaat shalat yang senantiasa dilakukan dan dijaga oleh seorang muslim dalam sehari semalam (baik itu shalat-shalat wajib dan shalat sunnah).

Maka kita bisa sebutkan bahwasanya shalat wajib itu ada 17 rakaat. Kemudian ditambah 12 rakaat shalat sunnah rawatib yang disebutkan dalam hadits Ummu Habibah Radhiyallahu ‘Anha. Maka jumlahnya semua menjadi 29 rakaat. Kemudian kita tambahkan lagi dengan tahajud yang jumlahnya 11 rakaat, maka dalam sehari semalam ia akan shalat sebanyak 40 rakaat.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah tentang 40 rakaat ini, maka jumlah shalat wajib, shalat sunnah dalam sehari semalam sekitar 40 rakaat.

Juga Ibnu Qayyim Rahimahullah mengatakan bahwa 40 rakaat ini adalah shalat yang senantiasa dijaga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (baik itu yang wajib maupun yang sunnah), juga termasuk qiyamul lail dan withir.

40 rakaat itu terdiri dari 17 rakaat sholat wajib (subuh 2 rakaat, dzuhur 4 rakaat, ashar 4 rakaat, magrib 3 rakaat dan isya 4 rakaat).
Kemudian 11 rakaat sholat sunnah malam tahajjud, 12 rakaat sholat rawatib terdiri dari 2 rakaat sebelum subuh, 4 rakaat sebelum dzuhur, 2 rakaat sesudah dzuhur, 2 rakaat sesudah magrib dan 2 rakaat sesudah isya.

DALIL DALIL

Dari Aisyah istri Nabi shollallahu alaihi wasallam beliau berkata: Pertama yang diwajibkan sholat kepada Rasulullah shollallahu alaihi wasallam adalah dua rokaat dua rokaat kecuali Maghrib yang 3 rokaat. Kemudian Allah sempurnakan (jumlah rokaat) Dzhuhur, Ashar, dan Isya’ akhir 4 rokaat dalam kondisi hadir (tidak safar) dan ditetapkan sholat sebagaimana kewajibannya yang awal di waktu safar (H.R Ahmad, dinyatakan sanadnya jayyid oleh Syaikh al-Albaniy dalam Silsilah as-Shahihah penjelasan riwayat no 2815)

“Tidaklah seorang muslim shalat ikhlas kepada Allah Ta’ala setiap hari 12 rakaat sunnah (yang tidak wajib), kecuali Allah bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Imam Muslim Rahimahullah)

“4 rakaat sebelum dzuhur, 2 rakaat setelahnya, 2 rakaat setelah maghrib, 2 rakaat setelah isya, dan 2 rakaat sebelum shalat fajar.” (HR. At-Tirmidzi 415)

hadis dari Aisyah RA:
“Rasulullah tidak pernah menambah shalat malam itu, baik ketika bulan Ramadhan atau bulan lainnya dari 11 rakaat. Beliau shalat empat rakaat. Jangan tanya tentang baik dan panjangnya. Kemudian, shalat lagi empat rakaat, jangan tanya baik dan panjangnya. Kemudian, shalat Witir tiga rakaat. Saya bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum Witir? Beliau menjawab, “Ya, Aisyah. Walau kedua mataku tidur, namun hatiku tidak tidur’” (HR Bukhari Muslim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *