KTQS # 2226
MALAM-MALAM YANG DIHARAPKAN TERJADINYA LAILATUL QADAR DAN TANDA-TANDANYA
As-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah:
Pertanyaan:
Malam yang tersisa: (yakni) malam kedua puluh delapan & sembilan?
Jawaban:
Apabila bulannya genap, setiap malam semuanya berkemungkinan; karena di dalam lafazh lain bersabda:
“Carilah ia di sepuluh terakhir”, dalam lafazh lainnya:
” Di malam ganjil dari sepuluh terakhir.. ” Iya, telah ditetapkan bagi nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian karena ada dua orang yang memperdebatkan maka diangkat (kembali ketetapannya), dan disembunyikan perkaranya.
Penanya: apabila bulannya genap maka apakah bisa dikatakan bahwa malam Lailatul qadar di malam-malam dari bulan tersebut?
As-Syaikh: diharapkan terjadi pada malam-malam semuanya, namun malam-malam ganjil lebih kuat, dan malam-malam ganjil telah dikenal: dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan dua puluh sembilan. Dan apabila bulannya ganjil maka jadilah semuanya di malam-malam ganjil.
Penanya: apakah malam Lailatul qadar memiliki tanda-tanda?
As-Syaikh: seperti yang dikatakan Ubay bin Ka’ab: Di pagi hari dari malam tersebut (mataharinya) tidak bersinar; karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberitahu mereka tentang hal ini.

