KTQS #2204 PERBEDAAN BAKHIL (PELIT) DAN SYUH (KIKIR)

KTQS #2204

PERBEDAAN BAKHIL (PELIT) DAN SYUH (KIKIR)

Samahah As-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah:

Pertanyaan:
Apakah sifat pelit adalah buah dari kikir?

Jawaban:
Kikir itu lebih parah, jadi kikir artinya pelit dengan apa yang dia punya, dan bersemangat untuk mendapatkan yang belum dia punya, jadi kikir itu bersemangat untuk mendapatkan lebih, sedangkan pelit itu adalah menahan nahan harta (sulit mengeluarkqn harta) terhadap apa yang dia punya.

Rasulullah bersabda: “CELAKALAH orang-orang yang memperbanyak hartanya, kecuali orang yang berbuat (bersedekah).” (HR.Ibnu Majah)

Lalu perhatikan ancaman Allah dan Rasul-Nya: “Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan SEEKOR ULAR bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, ‘Aku hartamu, aku simpananmu’.

Kemudian Nabi Saw membaca Firman Allah surat Ali Imran ayat 180: ‘Dan janganlah orang-orang yang BAKHIL dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan DIKALUNGKAN kelak di lehernya di hari kiamat…’.” (HR. Bukhari)

Artikel Tentang Nisfu Sya’ban

Nisfu Syaban tidak ada didalam Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, artikel tentang ini bisa di baca disini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *