KTQS # 2122 WAKTU YANG TAK BERBERKAH

KTQS # 2122

WAKTU YANG TAK BERBERKAH

Berkata Al Allamah Muhammad Bin Saleh Al Utsaimin :

“Apabila engkau melihat waktumu berlalu, usiamu pergi begitu saja, dalam keadaan engkau tidak menghasilkan sesuatu yang berfaedah dan tidak bermanfaat, dan engkau tidak meraih keberkahan dalam waktumu, maka berhati- hati lah , jangan sampai engkau termasuk yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala :

“dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan urusannya menjadi terlantar.”

yaitu terlepas darinya (berlalu tanpa manfaaat) dan urusannya menjadi tercerai berai tanpa ada keberkahan padanya”. (Tafsir Surah Al Kahfi: 28)

Tidak ada amal jariyah yang ditinggalkan selepas kematian, hanya mengamalkan ibadah ibadah ritual saja yang berhenti pahalanya saat kematian tiba.

Amal jariyah itu seperti mendidik anak, ikut mendidik dan membantu anak yatim dengan menyantuninya, ikut membangun masjid/asrama yatim, membangun sekolah/madrasah, dll. Yang pahala amalnya terus mengalir sampai kiamat.

Ibadah ritual itu seperti, shalat, puasa, umrah, haji, dll. Yang pahalanya terhenti setelah mati.

Surga itu mahal, tidak cukup hanya dari pahala Ibadah ritual saja.

Berapa sih usia manusia? Sekitar 60 an, berapa tahun sih yang digunakan untuk ibadah? 45 an sesuai akil baligh, berapa tahun sih yang dilakukan dengan benar sesuai sunnah dengan berdasarkan ilmu? Sekitar 25 tahun, berapa tahun sih yang khusyu? Sekitar 10 tahun, berapa tahun sih jika dikumpulkan dosa dosa kita karena lalai dan melanggar aturan Allah lalu dikurangi dari yang 10 tahun, Berapa sisanya? Wallahu ‘alam bishawab. Jangan jangan sisanya 0 tahun dan termasuk kelompok muflis yaitu bangkrut. Na’udzubillah.

Karenanya kita butuh amal jariyah yg terus menerus pahalanya mengalir sampai akhir jaman, walaupun kita sudah wafat.

Yuk beramal jariyah dengan berbagai cara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *