KTQS # 2218
SYIRIK BESAR
Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullahu ta’ala
Tanya :
Apakah orang-orang yang telah meninggal mendengar do’a orang yang berdo’a kepadanya?
Jawaban :
Tidak, mereka tidak mendengar do’a orang-orang yang berdo’a kepadanya. Allah Ta’ala berfirman :
(1)
وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ
“Dan engkau (Muhammad) tidak akan sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.” (QS. Fatir : Ayat 22).
(2)
إِنَّمَا يَسْتَجِيبُ الَّذِينَ يَسْمَعُونَ وَالْمَوْتَى يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ ثُمَّ إِلَيْهِ يُرْجَعُونَ
“Hanya orang-orang yang mendengar sajalah yang mematuhi (seruan Allah), dan orang-orang yang mati, kelak akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepada-Nya mereka dikembalikan.” (QS. Al-An’am : Ayat 36)
(Yakni disebabkan kekufuran, karena hati-hati mereka mati, maka Allah serupakan mereka dengan jasad-jasad yang mati).
(3)
Dan shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki Malaikat-malaikat yang berkeliling di muka bumi, untuk menyampaikan kepadaku salam dari umatku.” [Dishohihkan oleh al-Hakim dan disepakati oleh adz-Dzahabi, dan dishohihkan oleh al-Albani dalam shohihul Jami’].
Kalau Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mendengarkan salam yang disampaikan kepadanya melainkan dengan melalui penyampaian para malaikat kepada beliau, maka selain dari beliau lebih tidak mampu lagi mendengar.

