KTQS #2208
PENGHUNI SURGA MELIHAT ALLAH DI WAKTU FAJAR DAN ASHAR
Ibnu Rajab rahimahullah berkata :
Oleh karena itu, tatkala Nabi shallallahu alaihi wasallam menyebutkan kalau penghuni surga itu melihat Rabb mereka, beliau menganjurkan untuk menjaga solat fajar dan solat ashar. Kerana dua waktu tersebut adalah waktu disaat penghuni surga melihat Rabb mereka dan tatkala mereka berkunjung kepada Rabb mereka. [Jaami Al ‘Ulum Wa Al Hikam (2/887)]
Shalat sunat fajar adalah shalat qabliyah shubuh, shalat sunat 2 rakaat sebelum shalat shubuh.
Keutamaan shalat sunnah subuh ini secara khusus juga disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim725)
Dikisahkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata :
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melakukan satu shalat sunnah pun yang lebih beliau jaga dalam melaksanakannya melebihi dua rakaat shalat sunnah subuh.” (HR Bukhari 1093 dan Muslim 1191)
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan : “Ketika safar (perjalanan), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap rutin dan teratur mengerjakan shalat sunnah fajar dan shalat witir melebihi shalat-shalat sunnah yang lainnya. Tidak dinukil dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau melaksanakan shalat sunnah rawatib selain dua shalat tersebut selama beliau melakukan safar”. (Zaadul Ma’ad I/315)

