KTQS # 2382
MUHARRAM (1)
SEJARAH MUHARRAM
Seperti yang disebutkan, Muharram menandai Hijrah, migrasi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 M untuk melarikan diri dari penindasan dan pertentangan di Mekkah . Hari ini secara historis menandai dimulainya Kalender Islam karena merupakan peristiwa yang sangat penting bagi pelestarian Islam.
Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram (suci) di mana peperangan dan pembunuhan dilarang, dan juga merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Bulan ini juga dikenal sebagai “Syahrullah” (Bulan Allah), yang menunjukkan kemuliaan dan keistimewaannya.
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At Taubah: 36)
Keterangan:
a. Yang dimaksud empat bulan haram adalah bulan Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan) dan Rajab.
b. Disebut bulan haram, karena bulan ini dimuliakan masyarakat arab, sejak zaman jahiliyah sampai zaman islam. Pada bulan-bulan haram tidak boleh ada peperangan.
Keutamaan Bulan Muharram:
Bulan Haram:
Muharram termasuk dalam empat bulan haram (suci) di mana perbuatan buruk seperti peperangan dilarang.
Syahrullah:
Disebut “Syahrullah” (Bulan Allah) sebagai bentuk pemuliaan, menunjukkan keistimewaan bulan ini dibandingkan bulan lainnya.
Awal Tahun Hijriyah:
Muharram menandai awal tahun dalam kalender Hijriyah, yang merupakan sistem penanggalan Islam.
Peristiwa Penting dan Amalan di Bulan Muharram:
Puasa Asyura:
Puasa pada tanggal 10 Muharram (Asyura) memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu.
Puasa Tasu’a:
Dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu’a) juga, untuk menyelisihi puasa kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10.
Next :
KTQS # 2383
MUHARRAM (2)
HADITS HADITS DHOIF SEPUTAR MUHARAM

