KTQS # 2358 BULAN HARAM

KTQS # 2358

BULAN HARAM

Bulan Haram Itu Apa Sih?

Surah At-Taubah ayat 36, yang berbunyi: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ada dua belas bulan, (termaktub) dalam kitab Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram…”

Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, Dinamakan bulan haram karena dua makna:
Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.”
(Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At Taubah ayat 36)

Bulan haram, atau yang juga disebut Ashhur Al-Hurum, adalah sebutan untuk empat bulan suci dalam kalender Islam, yaitu Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Bulan-bulan ini dihormati dan memiliki keistimewaan khusus dalam ajaran Islam.

Berikut adalah penjelasan lebih rinci:

Dzulqaidah (11): Bulan sebelum Dzulhijjah, dan juga termasuk dalam bulan haram.
Dzulhijjah (12): Bulan di mana umat Islam melaksanakan ibadah haji dan berkurban.
Muharram (1): Bulan pertama dalam kalender Islam, dan juga termasuk dalam bulan haram.
Rajab (7): Bulan yang terletak antara bulan Jumadil Akhir dan Syaban.

Keistimewaan Bulan Haram:
Hormat dan Keutamaan:
Bulan-bulan ini dianggap suci dan dihormati oleh umat Islam.
Larangan Perang:
Di dalam bulan haram, umat Islam dianjurkan untuk tidak berperang kecuali dalam keadaan darurat atau membela diri.
Perbanyak Amalan:
Umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah di bulan-bulan haram.
Dosa Lipat Ganda:
Dosa-dosa yang dilakukan di bulan haram diperkirakan lebih besar daripada di bulan-bulan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *