KTQS # 2332
DOA SETELAH SHALAT WITIR
Ada Dua Macam Doa/Dzikir Setelah Sholat Witir
Doa Pertama
سُبُحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوس
Subhaanal malikil qudduus (Dibaca 3 kali)
Artinya : Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan
Cara membacanya:
Mengeraskan bacaan terakhir berbeda dengan bacaan “subhaanal malikil qudduus” di pertama dan kedua.
Memanjangkan bacaan “qudduus” dengan empat atau enam harakat.
Apakah Ada Tambahan “Rabbil Malaikati war Ruuh”?
Tambahan ‘rabbil malaikati war ruuh’ adalah tambahan yang bisa diamalkan
Sehingga doa setelah witir bisa pula dengan,
‘subhaanal malikil quddus’
sebanyak 3 kali lalu bacaan terakhir dikeraskan atau dipanjangkan lalu ditambahkan dengan
‘rabbil malaikati war ruuh’
Doa Kedua
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ
وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُبِكَ
مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا
أَثْنَيُتَ عَلَى نَفْسِكَ
Allahumma inni a’udzu bi ridhooka min sakhotik wa bi mu’afaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik” (dibaca 1x)
Artinya : Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri.
(HR. Abu Daud no. 1427, Tirmidzi no. 3566, An-Nasa’i no.
1748 dan Ibnu Majah no. 1179)

