KTQS # 2091
TUJUAN I’TIKAF
Berkata Al Allamah Ibnu Utsaimin Rahimahullah :
“Seyogyanya orang yang beri’tikaf mengetahui bahwa bukan tujuan beri’tikaf agar makan sahur dan buka puasanya dilakukan di masjid saja. Namun maksud dari i’tikaf adalah agar ia fokus melakukan amalan ketaatan dan menanti lailatul qadar. Dia memasuki tempat i’tikaf pada saat terbenamnya matahari di hari kedua puluh, dan keluar darinya saat terbenamnya matahari di hari terakhir di bulan Ramadhan. Kapan dipastikan masuknya bulan syawal maka telah berakhir waktu beri’tikaf”.
(Al Liqa’aat Ar Ramadhaaniyah: 435)

