KTQS # 2459 JANGANLAH MENYESAL ATAS KEBAIKAN YANG TELAH DILAKUKAN

KTQS # 2459

JANGANLAH MENYESAL ATAS KEBAIKAN YANG TELAH DILAKUKAN

Ketahuilah, bahwa siapa yang benar-benar jujur dalam keikhlasan, ia tidak akan menyesal atas kebaikannya yang dilupakan, dan tidak pula atas kebaikannya yang tidak dianggap.

Allah ta’ala berfirman,
“Dan tidak ada seorang pun yang memiliki suatu nikmat darinya yang harus dibalas, melainkan (ia memberinya) semata-mata karena
mengharap wajah Rabb-nya Yang Mahatinggi. Dan sungguh, kelak dia akan ridha”. (QS. Al-Lail: 19-21)

Maka janganlah menyesal atas kebaikan yang telah engkau lakukan, meskipun diberikan kepada yang tidak layak menerimanya, karena sesungguhnya engkaulah tetap menjadi pelaku kebaikan itu.

Dan janganlah engkau menahan diri dari berbuat baik kepada orang lain, meskipun orang-orang mengingkarinya.

“Sesungguhnya kami memberi makan kepada kalian hanyalah
karena mengharap wajah Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kalian dan tidak pula ucapan terima kasih”. (QS. Al-Insan: 9)

Tingkat manusia terbaik adalah saat dia bermanfaat bagi orang lain.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Khairunnas anfauhum linnaas
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”. (HR. Ahmad)

Adakah manusia terbaik diatas ini? Tidak ada!

Sebanyak apapun ibadah yang dilakukan jika hanya untuk dirinya sendiri saja, maka tidak bernilai dihadapan Allah!

Memang berat, tapi itulah manusia terbaik menurut Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Semoga Allah memberikan kelapangan hati dan keleluasaan harta serta kemampuan untuk berbuat kebaikan.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *