KTQS # 2412
BERDOA DENGAN MENGANGKAT KEDUA TANGAN
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata : “Adapun tentang Nabi shallallahu’alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya di waktu berdoa, banyak hadits-hadits yang shahih dan banyak jumlahnya Bahkan hadits-haditsnya dapat mencapai derajat mutawatir karena telah diriwayatkan oleh sejumlah sahabat.
Salah satu haditsnya adalah,
Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Apabila kamu meminta (berdo’a) kepada Allah, maka mintalah kepada-Nya dengan telapak tangan kamu, dan janganlah kamu meminta kepada-Nya dengan punggung (tangan)”. [Shahih Riwayat : Abu Dawud
No. 1486]
Kata Ibnu Abbas sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Permintaan (do’a) itu, yaitu Engkau mengangkat kedua tanganmu setentang dengan
kedua pundakmu”. [Riwayat
Abu Dawud No. 1489]
Adalagi diriwayatkan mengangkat kedua tangan
waktu berdo’a.
Dan Allah telah berfirman (pula) :
“Wahai orang-orang yang beriman !. Makanlah dari yang baik-baik apa-apa yang Kami telah rizkikan kepada kamu”. (Surat Al-Baqarah : 172).
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang seseorang yang mengadakan perjalanan jauh dengan rambut kusut masai dan berdebu. (orang tersebut) *mengangkat kedua tangannya ke langit* (berdo’a) : Ya Rabbi ! Ya Rabbi ! (Kata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selanjutnya) : “Sedangkan makanannya haram dan minumannya haram dan pakaiannya haram dan diberi makan dengan yang haram, maka bagaimana dapat dikabulkan (do’a) nya itu”. [Shahih Riwayat Muslim 3/85]
Diantara faedah dari hadits yang mulia ini ialah :
Sunat berdo’a dengan mengangkat kedua tangan.
Bertawwassul di dalam berdo’a dengan nama dan sifat Allah seperti : Ya Rabbi, Ya Rabbi.
Salah satu dari sekian sebab tidak diterimanya do’a seseorang karena makanan dan minumannya dari yang haram atau diberi makan dari yang haram.
Kesimpulan :
Berdo’a dengan mengangkat kedua tangan hukumnya sunat dengan mengambil fi’il dan qaul Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang telah sah.

