KTQS # 2411
KELEMAHAN HADITS MENGUSAP MUKA SESUDAH BERDOA (2)
> Hadits lemah lainnya,
“Bahwasanya Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berdo’a mengangkat kedua tangannya, (setelah selesai) beliau mengusap mukanya dengan kedua (telapak) tangannya”. [Riwayat : Imam Abu Dawud No. hadits 1492]
Sanad hadits inipun sangat lemah, karena di sanadnya ada rawi-rawi :
IBNU LAHI’AH, Dia ini seorang rawi yang lemah.
HAFSH BIN HASYIM BIN
‘UTBAH BIN ABI WAQQASH, Dia ini rawi yang tidak diketahui/dikenal (majhul).
> Hadits lemah lainnya,
“Adalah Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila mengangkat kedua tangannya waktu berdo’a, beliau tidak turunkan kedua (tangannya) itu sehingga beliau mengusap mukanya lebih dahulu dengan kedua (telapak) tangannya”.
[Riwayat : Imam Tirmidzi]
Hadits ini sangat lemah, karena disanadnya ada seorang rawi bernama HAMMAD BIN ISA AL-JUHANY. Dia ini telah dilemahkan oleh Imam-imam : Abu Dawud, Abu Hatim dan Daruquthni.
Imam Al-Hakim dan Nasa’i telah berkata : la telah meriwayatkan dari Ibnu Juraij dan Ja’far Ash-Shadiq hadits-hadits palsu.
Kesimpulan : Tidak disyariatkan mengusap wajah dengan telapak tangan setelah berdoa.
⚠️ Bagaimana dengan berdoa sambil mengangkat tangan? Akan di kaji di KTQS berikutnya.

