KTQS # 2117
KEJAHATAN MENINGGALKAN SHALAT!
Dari Mu’adz bin Jabal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ
“Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi no. 2616 dan Ibnu Majah no. 3973)
Berkata Al-‘Allamah Ibnul Qoyyim rahimahullah :
Kaum muslimin tidak berselisih bahwa meninggalkan solat fardhu secara sengaja dosa yang paling besar dan juga dosa besar yang paling besar, dan dosa nya di sisi Allah lebih besar dari membunuh seorang jiwa, mengambil harta seorang jiwa, berzina, mencuri, minum khamr, dan ia menentang hukuman dan murka Allah serta Allah akan menghinakan nya di dunia dan di akhirat. (Ash-Sholatu 7)
Orang yang meninggalkan shalat dikatakan akan dimasukkan ke dalam neraka Saqor (Qs. Al-Mudatsir: 42-47)
مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ (42) قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ (43) وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ (44) وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ (45) وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ (46) حَتَّى أَتَانَا الْيَقِينُ (47)
42. “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”
43. Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat”
44. Dan Kami tidak (pula) memberi makan orang miskin
45. Dan adalah Kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya
46. Dan adalah Kami mendustakan hari pembalasan
47. Hingga datang kepada Kami kematian

