KTQS # 2086 RAMADHAN , BUKAN BULAN BERMALAS-MALASAN

KTQS # 2086

RAMADHAN , BUKAN BULAN BERMALAS-MALASAN

Ada sebagian orang menganggap bahwa bulan Ramadhan adalah bulan memperbanyak tidur, banyak istirahat, banyak menganggur, dan meninggalkan untuk beraktivitas. Ini tentu merupakan anggapan yang keliru.

Bulan Ramadhan adalah bulan untuk bersungguh-sungguh, bersemangat dan berlomba dalam meraih kebaikan dunia dan akhirat. Bila kita melihat aktivitas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Ramadhan, kita akan mengetahui bahwa bulan Ramadhan seharusnya menjadi momen untuk semakin giat dalam menjalankan aktivitas, lebih terkhusus lagi yang berkaitan dengan amalan saleh. Hal itu nampak dari amalan- amalan Beliau, diantaranya:

1. Rasulullah lebih bersemangat dalam bersedekah di bulan Ramadhan.

2. Rasulullah bermajelis dengan Jibril dan membacakan al qur’an kepadanya pada setiap malam Ramadhan .

3. Rasulullah menghidupkan seluruh malam dengan ibadah pada sepuluh malam terakhir, dengan beriktikaf di masjid.

4. Peristiwa perang badar pada tahun Kedua hijriyah, yang merupakan perang besar pertama dalam sejarah islam, terjadi di bulan Ramadhan .

5. Penaklukan kota Makkah pada tahun kedelapan hijriyah, juga terjadi di bulan Ramadhan . Disebutkan dalam sejarah bahwa Rasulullah meninggalkan kota Madinah pada 10 Ramadhan, dan memasuki Makkah pada tanggal 19 Ramadhan .

Dan masih banyak lagi peristiwa jihad yang terjadi di bulan Ramadhan. Ini semua menjadi bukti bagi kita bahwa bulan Ramadhan adalah bulan semangat dalam beramal, bulan kesungguhan untuk memperbanyak amal saleh, dan bukan bulan tuk bermalas- malasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *