KTQS # 2344
PENGGABUNGAN DUA NIAT IBADAH
Menggabungkan dua niat puasa, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah sekaligus. Pemahaman semacam ini sungguh keliru dan benar-benar salah kaprah. Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap dalam Riset Ilmiyyah dan Fatwa) di Saudi Arabia soal Ketiga dari Fatwa No. 6497, pernah mengatakan, “Tidak boleh melakukan puasa sunnah dengan dua niat sekaligus yaitu dengan niat qodho’ puasa dan niat puasa sunnah.”
Jadi tidak ada penggabungan atau memasukkan niat ibadah yang satu pada ibadah yang lainnya. Para ulama menyebutnya ”at-Tasyrik fin Niyah” atau ”Tadakhul an-Niyah” (menggabungkan niat).
Para ulama memberikan kaedah dalam hal ini, “Barangsiapa melakukan amalan sunnah, maka itu tidak bisa mencukupi yang wajib.” Satu niat untuk satu ibadah, ibadah apapun.
Dari Umar bin Khatab ra, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan.” (Muttafaq ’alaih)
Memang Para ulama berselisih atas kebolehan membarengi dua niat puasa; puasa qadha dan sunnah, ada yang membolehkan dan ada yang tidak.
Kalau mau tidak mengundang kontroversi atau perdebatan memang lebih baik, lebih menenangkan, lebih selamat, jalankan sesuai waktunya saja. Lebih simpel, tidak jelimet & tuntas, keluar dari area perdebatan, menentramkan hati, insya Allah tidak akan kekurangan pahala.
Wallahu A’lam
BAGAIMANA PERHITUNGANNYA?
PUASA RAMADHAN + PUASA SYAWAL = 1 TAHUN PUASA
DALILNYA
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa yg berpuasa di bulan Ramadhan kemudian diikuti dgn puasa enam hari bulan Syawal maka seakan-akan ia berpuasa setahun”. (HR. Muslim no. 1164, Abu Dawud no. 2433, Tirmidzi no. 759, Nasa’I no. 2862, Ibnu Majah no. 1716)
“Setiap amalan kebaikan yg dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dgn sepuluh kebaikan…”. (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)
PERHITUNGANNYA
Perhitungannya begini, Amal ibadah dihitung 10x, sehingga 1 bulan puasa Ramadhan = 10 bulan puasa. Hitungannya 1 bulan X 10 Kebaikan = 10 bulan
Lalu 6 hari puasa Syawal = 60 hari puasa = 2 bulan puasa. Hitungannya 6 hari X 10 Kebaikan = 60 hari : 30 = 2 Bulan
Total 10 bulan + 2 bulan = 12 bulan = Setahun Berpuasa !
Dimulai 2 Syawal, hukumnya adalah sunnah dan boleh menjalankannya secara berurutan sekaligus atau selang seling terpisah, yg penting jumlahnya 6 hari selama bulan Syawal.
Ingin pahala puasa setahun? Bersegeralah berpuasa syawal selama 6 hari mulai 2 Syawal.
*Catatan :
Bagaimana jika punya hutang puasa ramadhan? boleh puasa Syawal dulu!
Diceritakan bahwa istri Rasulullah, Sayyidah Aisyah adalah orang yang apabila mempunyai utang puasa, selalu ia tunaikan ketika sudah berada pada bulan Sya’ban.
Hal ini diceritakan oleh Abu Salamah dari Aisyah langsung. Aisyah berkata,
“Saya mempunyai tanggungan utang puasa Ramadhan. Saya tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Sya’ban”.(Muttafaq alaih)

