KTQS # 2304
HAID LEBIH DARI BIASANYA
Terjadi tambah atau berkurangnya hari haid daripada hari-hari biasanya adalah sesuatu yang wajar terjadi.
Darah istihadoh adalah darah yang keluar disebabkan sakit. Yaitu adanya pembuluh darah yang pecah di area rahim. Sifat darah ini berbeda dengan darah haid. Darah istihadoh merah segar, sementara darah haid gelap dan berbau.
Wanita yang mengalami istihadoh, dihukumi seperti layaknya wanita yang suci dari haid. Dia wajib melaksanakan sholat dan puasa. Berdasarkan hadis Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,
Fathimah binti Abu Hubaisy datang menemui Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallamkemudian berkata:
“Ya Rasulullah, sungguh aku ini perempuan yang selalu keluar darah (istihadoh) dan tidak pernah suci. Bolehkah aku meninggalkan sholat?”
Rasulullah menjawab:
“Tidak, itu hanyalah darah penyakit, bukan darah haid. Bila haidmu datang tinggalkanlah sholat. Dan bila haid itu berhenti, bersihkanlah dirimu dari darah itu (mandi), lalu sholatlah.” (Muttafaqun ‘alaih).
Imam al Qurtubi rahimahullah menerangkan,
“Wanita yang mustahadoh, tetap diperintahkan puasa, sholat, tawaf, membaca Al Quran, dan diperbolehkan melakukan hubungan intim dengan suaminya.” (Al-Jami’ li Ahkam al Qur’an 2/86).
Yang sedikit membedakan dengan wanita suci adalah:
– wanita mustahadoh wajib berwudhu setiap kali masuk waktu sholat wajib, artinya satu wudhu hanya boleh untuk satu sholat wajib beserta sholat-sholat sunah yang ada di bentangan waktu sholat wajib tersebut. Begitu beralih ke sholat wajib berikutnya, dia wajib wudhu kembali. Meskipun wudhu pada sholat sebelumnya belum batal.
– Di samping itu, ia juga harus membersihkan darah istihadohnya setiap kali masuk pada waktu sholat berikutnya.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan,
“Darah yang terus keluar melebihi 15 hari, adalah darah istihadoh. Yakni darah yang rusak (karena sakit). Tidak menghalangi kewajiban sholat, puasa, dan berjimak. Akan tetapi Anda harus berwudhu dan beristinja (membersihkan darah istihadoh) setiap kali sholat wajib.”
Sebagian ulama mengatakan jika durasinya lebih dari biasanya, misal biasa haid 6 hari, lalu lebih dari 6 hari maka kelebihan itu adalah darah istihadoh.
PERTANYAAAN :
TANYA :
Apabila ada yang chat kemudian memulai dengan Bismillah, apakah kita jawab Wa Bismillah ?
JAWAB :
Jika ada yang mengucapkan/menulis ‘bismillah’ dan tidak menulis salam, kemudian dijawab ‘wa Bismillah’ ini tidak ada, yang ada adalah ketika ada yang mengucapkan ‘Jazakumullahu Khairan’ maka kita jawab ‘Wa Jazakumullahu Khairan’ atau ‘Waiyyakum’ agar sama-sama mendoakan.

